Lupa Matikan Tungku Saat Pergi Mengamen, Rumah dan Dua Bangunan di Paduraksa Pemalang Terbakar
Akbarindonesia.com//Pemalang – Kebakaran melanda sebuah rumah sekaligus warung permanen milik Joni di Jalan Hj. Afandi RT 05/RW 03, kelurahan Paduraksa, Kecamatan/ Kabupaten Pemalang, pada selasa pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Kobaran api tidak hanya menghanguskan bangunan milik Joni, tetapi juga merambat ke bangunan di sekitarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga bermula dari tungku yang masih menyala ketika pemilik rumah, Joni, meninggalkan kediamannya untuk mengamen. Api kemudian membesar dan dengan cepat membakar bagian rumah serta warung.
Kobaran api pertama kali diketahui oleh Tri Widodo, pemilik warung galon dan gas yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Melihat api semakin membesar, upaya penanganan segera dilakukan untuk mencegah api merambat lebih luas.
Namun, ganasnya kobaran api membuat bangunan di sekitar lokasi turut terdampak. Rumah dan toko milik Tri Widodo serta salah satu rumah milik Kanan ikut terbakar akibat rambatan api.
Petugas pemadam kebakaran kemudian melakukan proses pemadaman dan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
Kasatpol PP Pemalang, melalui Kabid Damkar dan keselamatan Satpol PP Pemalang Nurokhman, meminta masyarakat untuk Waspada Saat Meninggalkan Rumah,ia mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan rumah dalam kondisi peralatan memasak atau sumber api masih menyala.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan tungku, kompor, listrik, maupun sumber api lainnya benar-benar dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah. Kelalaian kecil dapat menimbulkan kebakaran dan merambat ke bangunan di sekitarnya,” ujarnya,pada Selasa sore ( 8/9/2026 ).
Dirinya juga mengingatkan warga agar segera melaporkan apabila melihat tanda-tanda kebakaran sehingga petugas dapat melakukan penanganan secepat mungkin.
“Kecepatan laporan sangat penting dalam penanganan kebakaran. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula petugas dapat menuju lokasi dan melakukan pemadaman, sehingga potensi kerugian maupun meluasnya api dapat ditekan,” tambahnya.
Kerugian akibat Insiden kebakaran ini, Ditaksir sekitar ratusan juta,tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun, kebakaran mengakibatkan kerusakan dan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang bersumber dari aktivitas memasak dan penggunaan api di dalam rumah.
(Ragil)