Lahan Terbatas Rutan Pemalang Membawa Harapan Baru Bagi WBP Saat Panen Sayuran Kangkung

Akbarindonesia.com//Pemalang – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pemalang melaksanakan kegiatan panen kangkung bersama Kepala Rutan Pemalang, pejabat struktural, dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di area branggang Rutan Pemalang, Jumat (28/8/2026). Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan menjadi bagian dari pelaksanaan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
Kegiatan panen dilakukan terhadap tanaman kangkung yang sebelumnya telah dibudidayakan dan dirawat oleh WBP sebagai bagian dari aktivitas produktif selama menjalani masa pembinaan. Selain menghasilkan komoditas yang dapat dimanfaatkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi WBP untuk memperoleh pengalaman serta keterampilan praktis dalam bidang pertanian.
Kepala Rutan Pemalang, Nur Febrianto, bersama jajaran pejabat struktural turut hadir dan terlibat dalam kegiatan panen. Kehadiran jajaran pimpinan menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan pembinaan kemandirian sekaligus memberikan motivasi kepada WBP agar terus aktif mengikuti berbagai kegiatan positif di lingkungan Rutan.
Melalui kegiatan bercocok tanam hingga proses panen, WBP diajak untuk membangun sikap disiplin, bekerja sama, bertanggung jawab, dan menghargai proses. Setiap tahapan yang dilalui menjadi pengalaman yang diharapkan dapat memberikan bekal keterampilan bagi WBP ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.

“Apa yang kita tanam hari ini bukan hanya menghasilkan panen, tetapi juga menumbuhkan keterampilan, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab. Harapannya, pengalaman selama mengikuti pembinaan ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat ketika warga binaan kembali ke masyarakat,” ujar Febry
Kegiatan panen kangkung tersebut menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Rutan Pemalang dalam menghadirkan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan. Melalui pemanfaatan area branggang sebagai lahan kegiatan produktif, Rutan Pemalang terus mendorong WBP untuk mengembangkan potensi diri, mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih mandiri dan produktif.
Dengan semangat “dari pembinaan menjadi keterampilan, dari keterampilan menjadi bekal kehidupan,” Rutan Pemalang berupaya menjadikan setiap kegiatan pembinaan sebagai bagian dari proses perubahan dan persiapan WBP untuk kembali berkontribusi secara positif di masyarakat.
(Ragil)