Belasan Siswa di Pemalang Sukses Raih Gelar Ahli Jajan Pinggir Sungai Saat Pelajaran Berlangsung

Akbarindonesia.com//Pemalang – Dunia pendidikan di Kabupaten Pemalang kembali didera kabar miring yang meresahkan masyarakat. Sejumlah warung kopi atau warung jajan di kawasan perkotaan kini disinyalir telah beralih fungsi menjadi markas rahasia bagi belasan pelajar yang nekat membolos di saat jam pelajaran resmi masih berlangsung,salah satunya yang terdapat di pinggir sungai belakang pasar kelurahan Bojongbata .
Aksi tidak terpuji para penerus bangsa ini memicu kekhawatiran mendalam di kalangan orang tua dan warga sekitar yang menyaksikan langsung moralitas remaja yang kian merosot.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat (28/8/2026) pagi, tampak belasan siswa yang masih mengenakan seragam sekolah lengkap asyik bersenda gurau, bermain gim ponsel, hingga menghisap rokok tanpa rasa bersalah. Mereka seolah tidak peduli dengan masa depan mereka yang dipertaruhkan demi kesenangan sesaat.
Fenomena ini pun memantik respons tegas dari aparat penegak perda. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Pemalang Achmad Hidayat menyatakan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam melihat rusaknya mentalitas para pelajar di wilayahnya.

“Kami sudah menerima banyak aduan dari masyarakat yang resah. Ini tidak bisa dibiarkan karena merusak mental generasi muda kita. dan barusan kita respon cepat pengaduan dari warga terkait warung jajan yang ada di kelurahan Bojongbata kita datangi, Kami akan terus menyisir seluruh warung yang terindikasi menampung anak bolos,” ujarnya penuh semangat, Jum at ( 28/8/2026).
Lebih lanjut dirinya menambahkan,jika warung sudah kita berikan pengertian dan masih tetap menjadi tongkrongan pelajar bolos sekolah,akan kita berikan tindak lanjut sesuai dengan ketentuan peraturan yang ada
“Jika ada pelajar yang tertangkap, kami tidak hanya mengamankan mereka, tetapi pemilik warung yang sengaja memberi fasilitas juga akan kami panggil dan sanksi tegas!” tutupnya .
Masyarakat berharap komitmen tegas dari pihak berwenang tersebut bukan sekadar gertakan sambal. Penertiban yang konsisten sangat dinantikan demi menyelamatkan moralitas anak muda Pemalang dari jeratan pergaulan bebas dan kemalasan yang merusak masa depan mereka.
“Sudah beberapa kali warung di datangi petugas satpol PP, tetapi kenapa ya kok selalu ada lagi pelajar bolos disitu nongkrong,?” Tanya Rara ( 40 ) salah satu warga setempat.
(Ragil)