Diduga Tabrak Lari di Simpang Pelanggi Medan, 1 Korban Kritis, Plat Mobil Teridentifikasi
MEDAN— Seorang pemuda berinisial JT, 22, tahun yang beralamat desa tiga juhar kecamatan STM hulu kabupaten Deli Serdang mengalami luka kritis usai menjadi korban tabrak lari di Simpang Pelanggi, Jalan Brigjen Katamso, Medan, Selasa malam 21 April 2026 sekitar pukul 19.00 WIB.
Korban yang diketahui bernama Josua Tarigan saat itu berboncengan dengan pacarnya, Selvi, dan sedang berhenti menunggu lampu merah. Tiba-tiba dari arah belakang melaju kencang sebuah mobil Toyota Innova Reborn warna putih dengan plat nomor BK 1638 FF dan langsung menabrak keduanya hingga terpental.
Sopir Sempat Bantu, Lalu Kabur
Berdasarkan keterangan saksi dan keluarga, usai kejadian sopir mobil sempat turun dan membantu warga mengevakuasi korban ke dalam mobil warga untuk dibawa ke RS Umum Elisabeth Medan.
Namun setelah korban berhasil dinaikkan, sopir tersebut justru melarikan diri dan hingga kini belum diketahui identitasnya.
“Sempat bantu angkat ke mobil warga, pas udah naik langsung tancap gas. Nggak tau kemana,” ujar salah satu saksi di lokasi.
Kemudian Selvi pacar korban menelpon keluraga nya untuk meminta bantu mencari
Identitas Mobil tersebut, kemudian pihak kelurga melakukan penelusuran. Melalui Samsat Kota Medan, diketahui bahwa mobil Innova Reborn BK 1638 FF tersebut terdaftar atas nama sebuah perusahaan.
“Kami sudah dapat data mobilnya di Samsat. Ternyata atas nama perusahaan. Tinggal kita serahkan ke polisi,” kata perwakilan keluarga korban.
Kondisi Korban
Hingga berita ini diturunkan, Josua Tarigan masih dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di RS Elisabeth Medan. Sementara Selvi, pacar korban, mengalami luka ringan dan juga masih dirawat di rumah sakit yang sama.
Pihak keluarga mengaku belum membuat laporan resmi ke kepolisian karena masih fokus menangani kondisi Josua.
Pihak kelurga.
mendesak pihak kepolisian Polrestabes Medan segera menindaklanjuti kasus ini dan memanggil pihak perusahaan pemilik kendaraan.
“Kami minta pengemudi dan perusahaan bertanggung jawab. Jangan sampai kasus tabrak lari ini menguap begitu saja,” tegas tegas dari kelurga korban ke awak.media.
Pihak kepolisian hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus.
Penulis: omen