Hibah Rp2,55 Miliar Dialihkan, Dispora Majalengka Diminta Transparan Demi Menjaga Kepercayaan Publik

Akbarindonesia.com//Majalengka,– Pengalihan dana hibah sebesar Rp2,55 miliar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Majalengka untuk program pembinaan atlet menjadi perhatian publik. Kebijakan tersebut dinilai perlu disertai penjelasan yang terbuka agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Pada prinsipnya, setiap kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan prestasi olahraga daerah patut diapresiasi. Namun, penggunaan anggaran publik harus dijalankan dengan mengedepankan asas transparansi, akuntabilitas, dan tepat sasaran.
Masyarakat, insan olahraga, pelatih, atlet, hingga organisasi cabang olahraga berhak mengetahui dasar pengalihan anggaran tersebut, mekanisme penyalurannya, indikator keberhasilan program, serta bagaimana dana tersebut akan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan prestasi atlet Majalengka.
Kritik yang disampaikan bukan untuk menjatuhkan pemerintah daerah ataupun Dispora, melainkan sebagai bentuk kontrol sosial agar setiap rupiah yang berasal dari uang rakyat benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi pembinaan olahraga.
Selain itu, Dispora diharapkan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk KONI, pengurus cabang olahraga, pelatih, dan atlet dalam penyusunan maupun evaluasi program pembinaan. Dengan demikian, kebijakan yang diambil tidak hanya baik secara administratif, tetapi juga efektif di lapangan.
Ke depan, publik juga berharap adanya laporan berkala mengenai realisasi penggunaan dana hibah tersebut, termasuk capaian prestasi atlet yang dihasilkan. Transparansi seperti ini akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah sekaligus menjadi bukti bahwa anggaran yang dialokasikan benar-benar digunakan untuk kemajuan olahraga Majalengka.
Dengan komunikasi yang terbuka dan pengelolaan anggaran yang profesional, program pembinaan atlet diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Majalengka di tingkat provinsi maupun nasional.
Media Akbarindonesia.com menilai bahwa kritik yang membangun merupakan bagian penting dari demokrasi. Tujuannya bukan mencari kesalahan, melainkan mendorong tata kelola pemerintahan yang semakin transparan, profesional, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
(Yoyo Prasetyo)