Baru Di Mulai, Kegiatan Fisik Senilai Rp10Milyar, Sudah Terlihat Indikasi Penyimpangan anggaran.

Akbarindonesia.com//Sidoarjo,-Tentang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penguatan pengawasan, Bupati Sidoarjo, Subandi memberikan peringatan keras kepada seluruh kontraktor pelaksana dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), di dalam pelaksanaan kegiatan penggunaan anggaran 2026, hanya basa basi.
Seperti kegiatan peningkatan jalan Tambakcemandi – Tambakoso Kec Sedati yang di laksanakan CV Berkah Hela Abadi, dengan nilai Rp10. 968.283.578,85, dan di dampingi jasa konsultan pengawas CV Mitra Cipta Enggineering dengan nilai HPS Rp.588.707.275,65.
Hal ini menjadi tudingan konspirasi jahat bersama, terindikasi jasa konsultan pengawas tidak menjalankan kewajibannya, dan dengan membuat berita acara tidak sesuai fakta.

Yoscan pemerhati lingkungan antikorupsi, memperhatikan, dan mengungkapkan,” Kegiatan peningkatan jalan Tambak Cemandi – Tambakoso ini penuh kejanggalan, ini baru awal sudah ada penyimpangan, seperti, Kerangka Papan proyek sebagian menggunakan bambu, pasangan uditch tanpa lantai kerja (sirtu), tanpa pemadatan, pasangan uditch tidak disambung mortar/semen. Dari sini cukup dikatakan Jasa Konsultan Pengawas, tidak bekerja.” Ungkapnya.
Terkait beberapa penyimpangan yang terjadi, pada kegiatan peningkatan jalan Tambak Cemandi – Tambakoso, media akbarindonesia.com, mengkonfirmasi Mahmud selaku Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA, serta Joko Yasmintori Kepala Bidang Jalan & Jembatan, lewat aplikasi whatsapp(29/Jul), belum memberikan tanggapan, hingga berita ini di tayangkan.
(nr)