VIRAL! Bangunan KDMP Cikaracak di Kawasan Perbukitan Ciremai Jadi Sorotan, Kades Beri Penjelasan

Akbarindonesia.com//MAJALENGKA, – Sebuah bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Cikaracak, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, tengah menjadi sorotan publik setelah video yang memperlihatkan kondisi bangunan dari udara viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, bangunan KDMP tersebut terlihat berdiri di tengah hamparan pepohonan dan lahan pertanian dengan latar kawasan perbukitan. Kondisi itu kemudian memunculkan beragam komentar warganet, terutama mengenai lokasi bangunan yang dinilai cukup jauh dari permukiman warga.
Keberadaan KDMP Cikaracak juga sempat dikaitkan dengan kawasan kaki Gunung Ciremai. Namun, setelah dilakukan penelusuran di lokasi, kondisi sebenarnya tidak sepenuhnya seperti yang tergambar dalam video viral tersebut.
Bangunan KDMP Cikaracak berada di tepi jalan kabupaten yang menjadi jalur penghubung Kecamatan Argapura dan Kecamatan Sindang. Jalan tersebut merupakan salah satu akses utama masyarakat untuk menuju pusat kecamatan, pasar, maupun sejumlah kawasan wisata di sekitar Gunung Ciremai.
Kepala Desa Cikaracak, Aon, menjelaskan bahwa video yang beredar hanya memperlihatkan sebagian sudut lokasi sehingga menimbulkan kesan seolah-olah bangunan koperasi berada di tengah hutan dan jauh dari akses masyarakat.
Menurutnya, karakter wilayah Desa Cikaracak memang didominasi kawasan pertanian, perkebunan, serta pepohonan, termasuk hutan bambu. Kondisi tersebut membuat bangunan KDMP terlihat cukup menyatu dengan lingkungan perbukitan apabila dilihat dari udara.
“Video yang viral itu tidak menampilkan kondisi secara utuh. KDMP Cikaracak berada di pinggir jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Argapura dan Sindang. Ini merupakan jalur utama aktivitas warga,” ujar Aon, sebagaimana diberitakan sejumlah media lokal.
Dari Kantor Desa Cikaracak, lokasi KDMP disebut hanya berjarak sekitar 900 meter dan dapat ditempuh kurang dari empat menit menggunakan sepeda motor. Akses menuju lokasi juga dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Terlepas dari viralnya lokasi bangunan, keberadaan KDMP tersebut dirancang untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Desa Cikaracak yang mayoritas bekerja sebagai petani.
Koperasi nantinya diharapkan dapat menyediakan berbagai kebutuhan pertanian, mulai dari pupuk, obat-obatan pertanian hingga sarana produksi lainnya. Hasil pertanian masyarakat juga direncanakan dapat ditampung melalui koperasi.
Keberadaan fasilitas tersebut dinilai dapat membantu petani karena selama ini sebagian masyarakat harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk mendapatkan kebutuhan pertanian.
Warga berharap KDMP tidak hanya menjadi bangunan baru di wilayah desa, tetapi benar-benar mampu menjalankan fungsi ekonomi sebagaimana tujuan pembentukan koperasi, khususnya dalam membantu petani memperoleh sarana produksi sekaligus memperluas akses pemasaran hasil pertanian.
Viralnya bangunan KDMP Cikaracak menunjukkan bagaimana sebuah gambar atau video dari sudut tertentu dapat memunculkan persepsi berbeda di tengah masyarakat.
Dari udara, bangunan tersebut memang terlihat dikelilingi kawasan hijau dan lahan pertanian. Namun, berdasarkan penelusuran sejumlah media, bangunan berada di sisi jalan kabupaten yang aktif digunakan masyarakat dan tidak berada di kawasan hutan terpencil sebagaimana kesan yang muncul dalam sebagian narasi media sosial.
Dengan demikian, perbincangan mengenai KDMP Cikaracak bukan hanya soal lokasinya yang berada di kawasan perbukitan Majalengka, tetapi juga mengenai bagaimana fasilitas koperasi tersebut nantinya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kini, perhatian publik tertuju pada pengelolaan KDMP tersebut setelah beroperasi. Masyarakat tentu berharap koperasi dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi desa dan memberikan manfaat langsung bagi para petani serta pelaku usaha masyarakat Cikaracak.
(Yoyo.P)