Viral “Surat Cinta” Wali Murid untuk Dapur SPPG Trisula Jatiwangi

Akbarindonesia.com//MAJALENGKA, – Sebuah pesan tulisan tangan yang ditujukan kepada petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Trisula Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, menarik perhatian dan menjadi perbincangan. Pesan tersebut berisi ungkapan dari wali murid terkait makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan kepada anak-anak TK.
Dalam pesan yang terlihat pada foto, salah satu tulisan berbunyi:
“Mohon maaf untuk makanan anak TK. Tidak perlu yang macam-macam, cukup ayam goreng tak usah pakai saus apa ini. Sayang kalau tidak dimakan.”
Pada catatan yang lainnya, wali murid menyampaikan permohonan agar makanan untuk anak TK tidak dibuat terlalu beragam apabila justru tidak sesuai dengan selera atau kemampuan anak untuk menghabiskannya.
“Maaf untuk MBG anak TK, tak perlu makanan yang macam-macam, biar tidak mubazir, biar tidak sia-sia uang APBN,” demikian isi pesan yang tertulis.
Pesan tersebut kemudian disebut sebagai “surat cinta” untuk petugas dapur SPPG Trisula Jatiwangi. Meski disampaikan dengan bahasa sederhana, isi tulisan itu menunjukkan adanya perhatian wali murid terhadap menu makanan yang diterima anak-anak sekaligus penggunaan anggaran negara agar makanan yang diberikan benar-benar dapat dikonsumsi dan tidak terbuang.
Program MBG sendiri dijalankan melalui SPPG sebagai unit pelayanan penyedia makanan bergizi bagi penerima manfaat. Di Kabupaten Majalengka, layanan SPPG telah berkembang hingga menjangkau berbagai kecamatan.
Sebelumnya, sejumlah SPPG di Kabupaten Majalengka juga sempat mendapat evaluasi terkait standar operasional, sanitasi, hingga pengelolaan fasilitas. Hal tersebut menunjukkan pentingnya kualitas layanan SPPG, tidak hanya dari sisi kandungan gizi, tetapi juga penerimaan makanan oleh para penerima manfaat.

Terlepas dari kritik maupun masukan yang disampaikan, surat tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi pengelola SPPG Trisula Jatiwangi untuk mengetahui makanan seperti apa yang lebih dapat diterima oleh anak-anak, khususnya usia TK.
Masukan dari wali murid diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama agar program MBG tidak hanya memenuhi standar gizi, tetapi juga tepat sasaran, disukai penerima manfaat, serta meminimalkan makanan yang terbuang.
Catatan: Isi surat dalam berita ini disajikan berdasarkan foto yang diterima redaksi. Untuk memastikan konteks dan tanggapan dari pihak SPPG Trisula Jatiwangi, konfirmasi kepada pengelola SPPG tetap diperlukan.
(Redaksi Media Akbar Indonesia)