Gelak Tawa Pecah,Saat Kolaborasi Guru dan Siswa Pertahankan Bola Plastik di Tangan dan Kepala

AkbarIndonesia.com//Pemalang – Kolaborasi Puluhan Guru dan Siswa SMPN 1 Petarukan,Pemalang meriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia Ke – 81, dengan menggelar lomba estafet bola plastik, Lomba unik ini mengadopsi aturan main olahraga bola voli, dimana bola tidak boleh menyentuh tanah sama sekali selama berpindah antar-pemain.
Kemeriahan terlihat jelas di lapangan utama sekolah setempat, saat para guru yang biasanya mengajar di kelas kepada para siswanya, kini harus bersusah payah salin bekerja sama, menjaga bola plastik tetap di udara atau di tangan, Setiap tim yang terdiri dari enam orang harus bekerja sama mengoper bola dari garis start hingga garis finish.
Ketegangan meningkat saat beberapa guru melakukan gerakan refleks menyelamatkan bola agar tidak jatuh ke tanah. Sorak-sorai dari para siswa dan Guru yang menonton di pinggir lapangan turut membakar semangat para peserta lomba.

Kepala Sekolah SMPN 1 Petarukan Purwaningsih menyampaikan, bahwa kegiatan lomba ini bertujuan untuk menyegarkan pikiran sekaligus mempererat kekompakan antara Guru dan Siswa,sehingga diharapkan nantinya,saat pelajaran berlangsung para siswa dengan lancar bisa mengikuti mata pelajaran yang diberikan oleh Guru menjadi lebih mudah
“Kami sengaja memilih lomba estafet bola plastik dengan aturan voli ini untuk melatih kerja sama tim yang terdiri dari Guru dan Siswa, Guru-guru kita setiap hari sibuk mengajar begitu juga para siswa yang mengikuti mata pelajaran, jadi ini momen tepat untuk melepas penat dan membangun komunikasi antar Guru dan Siswa, sekaligus menanamkan semangat perjuangan kemerdekaan melalui sportivitas. Ternyata, menjaga bola tetap di udara tanpa jatuh itu butuh fokus tinggi, sama seperti menjaga mutu pendidikan,” ujar Purwaningsih sambil tersenyum,Rabu (19/8/2026).
Acara peringatan HUT RI di SMPN 1 ini ditutup dengan pembagian hadiah bagi tim yang berhasil membawa bola plastik ke garis finish dengan waktu tercepat tanpa pelanggaran. Lomba ini sukses menghadirkan gelak tawa dan memperkuat rasa kebersamaan di lingkungan sekolah.
(Ragil)